Rabu, 17 April 2013

Lie

| |

LIE
“Love just come to me as a lie. Then the lie becomes love”
-Syarifa W


            Mereka berempat terdiam membisu, memandangi jalanan kota Jakarta yang kian mencekam, jam menunjukkan tepat pukul tengah malam. Sebenarnya sesuatu yang didalam sini jauh lebih mencekam, ya disini, di hati mereka.

“Lalu apa yang loe lakuin pada bayi itu, hah?!” kata Cakra dengan suara yang tinggi.

“I’m sorry firend, tapi gue udah nggugurinnya” jawab Lindsay sambil menunduk.

 “Gimana loe bisa ngandung anak dari Keenan? Loe tahu kan kalau gue sangat menyukai Keenan, Lin! Ngapain loe tega ngancurin persahabatan kita?” Maura emosi.

 “Sudahlah yang penting kan sudah digugurkan jadi orang-orang tak akan tahu kalau dia hamil” kata Fay pada akhirnya, yang dari tadi hanya sebagai pendengar.

“Fay!!” seru mereka kompak sambil menoleh ke arah Fay.

“Ok ok fine terserah kalian sajalah” kata Fay cuek.

“Sudah kubilang jangan pernah percaya pada laki-laki” Cakra bersuara, kembali ke topik awal.

            Mereka berempat sudah mulai bersahabat sejak kelas 7 SMP. Lindsay Louis adalah anak terpopuler di sekolah, dia adalah putri dari seorang pengusaha kaya Max Louis dari Jerman dan ibunya Arum Prasbawati dari Solo. Tentu bisa dibayangkan wajahnya yang perpaduan wajah barat Jerman dicampur dengan wajah manis dan perilaku serba anggun khas orang Solo. Dia selalu bisa menaklukan hati pria manapun, maka dari itu dia sampai sekarang tidak pernah merasakan apa makna cinta yang sesungguhnya.
            Cakra Kharisa, kehidupannya benar-benar mengharukan. Ayah, ibu dan adiknya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu karena kecelakaan mobil, dan sekarang dia tinggal bersama neneknya. Cakra adalah cewek tomboy dengan rambut, perilaku dan cara berpakaian yang menyerupai cowok. Sekarang namanya berubah menjadi Cakra Kharisma. Dulu dia tidak seperti itu, dia berambut hitam panjang dan selalu bersikap anggun. Tapi semenjak dia memergoki pacar pertamanya yang menemaninya selama 2tahun, sedang tidur di hotel dengan wanita lain, dia benar-benar membenci seorang cowok dan bersumpah tidak akan menikah seumur hidupnya. Tapi jangan takut, dia tidak akan menyukai sesama jenis. Sehingga persahabatan ini tak mungkin ternodai.
Maura  Lestari adalah anak broken home dan dia benar-benar anak yang lemah. Nyaris hampir setiap upacara Senin di sekolah dia pingsan. Mempunyai beberapa penyakit kompleks yang sampai sekarang masih tidak mau menceritakannya. Selalu tersenyum untuk menutupi apa yang di dalam hatinya.
            Sedangkan Fai. Hanya nama Fai, Fai tidak punya nama panjang. Selalu berekspresi datar dan tidak peduli dengan cowok ataupun dandan apalagi shopping. Selalu tampil apa adanya. Me just how beautifull me.
            Semenjak kedatangan Keenan ke sekolah mereka, Keenan benar-benar telah membuat heboh warga seantero sekolah. Hidungnya yang mancung, matanya yang biru, kulitnya yang putih bersih tanpa noda, badannya yang tinggi jangkung dan rambut hitamnya yang lebat benar-benar menarik perhatian. Lindsay, yang dari SMP sampai SMA selalu menjabat wanita terpopuler, benar-benar ingin mendapatkannya.

“Gue bener-bener sakit hati sama Keenan, Ngapain sih dia nggak mau tanggung jawab sama gue, apa dia nggak mau di drop out dari sekolah? Dasar bodoh! Meskipun dia gak lulus SMA dia akan bahagia hidup sama gue, harta bokap gak akan habis sampai tujuh turunan” Lindsay berbicara seakan tanpa- dosa.

“TUTUP MULUTMU LIN! DASAR MURAHAN!” kata Maura sambil mengangkat tangannya yang mau menampar Lindsay.

“Hentikan teman! Jangan sampai persahabatan kita rusak cuma gara-gara cowok sialan itu” kata Cakra sambil menahan tangan Maura yang untungnya berhasil.

“Loe gak pernah bertindak sebodoh ini sebelumnya Lindsay, kenapa loe terlalu bodoh sekarang?” Kata Cakra sambil memegang Maura kuat, berusaha menahannya agar tidak terjadi kejadian yang lebih parah.

“Itu karena gue begitu mencintaiiiinyaaaa” kata Lindsay dengan suara menggoda.

Maura sangat emosi dan akhirnya bisa melepaskan pegangan Cakra,
“Gue bener-bener marah, sangat marah” kata Maura sebelum dia meninggalkan mereka. Baru kali ini mereka melihat Maura marah.

“Gue juga akan pergi” kata Lindsay pada akhirnya.

“Gue gak percaya sama semua ini” Cakra angkat bicara.
“Mengapa persahabatan kita selama 5 tahun bisa pecah karena cowok itu”

“Mereka mungkin hanya emosi sesaat, nanti juga bakal baikan sendiri”

“Fay..” kata Cakra sambil memandang Fay.

“Apa Cak?”

“Apa gue boleh minta bantuan loe Fay? Bisa gak loe naklukin cowok itu , lalu setelah loe berhasil, loe campakkan dia secara hina, pacaran selama 3 bulan, lalu campakin. Understand?”

 “Kenapa harus gue gitu?”

“Karena loe sebenarnya cantik Fay, tinggal poles dikit, apa loe tega nyuruh gue yang ngejalanin misi ini? Impossible kan Fay, gak lucu juga” kata Cakra sambil berpose sok imut kayak cewek, yang menurut Fay itu benar-benar membuat perutnya ingin mual.

“Haha, sorry Cak, tapi gue dari dulu bener-bener males berurusan sama cowok Cak, loe tau sendiri kan”

“Tapi Fay please gue mohon... Ntar biar mereka balik lagi, gue bakal ngomong ke mereka, pasti bakal seneng banget.”

“Apa imbalannya?”

Cakra tertegun tapi akhirnya tersenyum, “Apapun yang loe minta Fay”

“Gue mau uang Cak, gak akan muna lagi deh, gue lagi butuh”

“Ok Fay loe minta berapa?”

“10 juta aja deh”

“Ok deal”

“Deal”

***
            Fay sangat bersemangat untuk menggoda si Keenan. Dia sudah mempersiapkan semuanya, sekitar sebulanan untuk pergi ke salon dan melakukan perombakan ini itu.
‘Kurasa gue bener-bener cantik ya, gak salah omongan si Cakra tuh’ Fay tersenyum dihadapan wastafel cermin toilet sekolah.
Rambut Fay yang telah Fay sambung menjadi panjang, wajah Fay yang di beri bedak supermahal sehingga kelihatan putih, alisnya yang dirapikan, bulu mata yang ditambah agar semakin lentik, softlens coklat yang menghiasi matanya dan rombakan seragam sekolah yang benar-benar wow
            Berbekal dengan lihat film drama-drama Korea, dia mulai menggunakan trik-trik yang ada di film tersebut. Dia menghampiri Keenan sepulang sekolah, mengempesi ban motornya, dan yap! Tepat seperti yang dia inginkan, Keenan menghampirinya.

“Fay, ban motor lo bocor ya?”

Fay tertegun
‘Kapan gue sempet kenalan? Kayaknya belum deh, lalu darimana Keenan tahu nama gue? Gue kan sama sekali gak terkenal di sekolah. Ah dasar cowok kurang ajar! Trik nya untuk ngebuat cewek jadi gr pinter banget sih’ umpat Fay dalam hati

“Iya, tolong anterin gue pulang dong”

“Ok Fay!” katanya sambil tersenyum

‘Senyum itu bener-bener bikin meleleh, tulus banget kayaknya, dasar! Benar-benar akting yang sempurna’
***
            Semenjak kejadian itu Fay dan Keenan menjadi benar-benar dekat, di luar dugaan, Keenan langsung nembak Fay. Apa yang Fay lakukan? Ya langsung menerima lah, lebih cepat lebih baik.
            Apapun yang dilakukan oleh Keenan, Fay tak peduli. Di sms dia selalu cuek, itupun kalau Keenan lagi beruntung, biasanya malah sms pun tak pernah di balas. Di telepon? selalu Fay reject. Fay selalu punya beribu alasan untuk menghindari Keenan, karena dia sebenarnya juga jijik sama cowok. Tapi anehnya, Keenan tak pernah sedikitpun mengeluh tentang hal ini. Bahkan Keenan selalu ke kelas Fay hanya untuk meyakinkan kalau Fay baik-baik saja.

‘Aku tak akan termakan akting busukmu Keenan, lihat saja kau akan masuk ke dalam permainanku’

Cakra telah memberi kabar bahagia ini kepada kedua temannya, Lindsay dan Maura, dan mereka berangsur membaik karena tujuan mereka sekarang sebenarnya sama, ingin menghancurkan Keenan. Sekarang persahabatan mereka mulai menyatu lagi dan mereka selalu memberi semangat kepada Fay. Dan bayaran Fay akan bertambah menjadi 30 juta.

Malam minggu telah tiba dan tak kerasa tepat 1 bulan mereka jadian, Keenan mengajak Fay untuk makan malam di restoran seafood favoritnya di daerah Menteng. Ketika Fay sedang menikmati makanannya Keenan permisi untuk ke toilet. HP Fay berbunyi dan dia segera mengangkatnya

“Cakra... Ya gue baik-baik saja disini... hah apa loe udah gila? Gue ingin segera mengakhiri permainan ini, ini benar-benar ngebuat gue muntah... hahaha tak apalah yang penting 30 juta menjadi milik gue... okok 2 bulan lagi kan?.... hahaha jangan pura-pura tidak tahu, 3 bulan untuk 30 juta bersama Keenan setelah itu kita campakkan dia.. Apa? Gue jatuh cinta beneran sama Keenan? Hahaha jangan bercanda! Itu tidak akan terjadi....hahaha”

Fay segera menutup HP nya dan dia melihat kebelakang, Keenan sudah berdiri di belakangnya, tersenyum tulus seperti biasanya. Akting yang bagus, pikir Fay.

“Sejak kapan kau berada di situ?” Fay bertanya.

“Baru saja honey” katanya.

“Tuan...” tiba-tiba pelayan datang menghampiri Keenan.
“Apa mobil honda jazz merah berplat S 1612 D milik anda?”

“Iya benar, ada apa mbak?”

“Maaf Tuan tadi ada pengendara yang sedang mabuk dan dia tidak sengaja menabrak mobil tuan dan membuat kerusakan” kata pelayan itu.

Keenan yang seketika itu juga langsung keluar dan melihat mobilnya, Fay mau tak mau harus mengikuti.
Ternyata terdapat goresan-goresan yang menghiasi bagian kanan mobilnya dan itu lumayan banyak.

“Oh no..” Keenan langsung menghampiri mobilnya dan memeriksa segalanya.

“Keenan sudahlah biar diurus nanti saja, ayo kita kembali makan, aku udah laper nih” Fay menggerutu.

“Tidak bisa honey, aku harus ngelihat semuanya dulu dan memastikan semuanya baik-baik saja”

“Dasar cowok dimana-mana tuh sama aja, selalu mentingin kendaraan mereka daripada pacar mereka, sudahlah aku mau kembali makan dulu”

Fay untuk pertama kalinya benar-benar merasa marah dengannya. Ada apa dengannya? Seharusnya dia bersikap cuek seperti biasa. Apa karena Keenan yang selama ini selalu menjadikan Fay yang utama?

Fay kembali untuk menikmati makanannya sendirian.

“BRAKKKK”

Terdengar suara keras di luar, para pelanggan segera keluar untuk melihat apa yang sedang terjadi. Disana, Keenan mengalami kecelakaan, mobilnya menabrak pohon besar. Fay benar-benar panik dan dia segera berlari sekuat tenaga.

“Keenan Keenan apa yang loe lakuin sih? Apa loe baik-baik aja? Keenan..” katanya panik.

Keenan berhasil dikeluarkan dari mobilnya, Dahinya mengeluarkan darah yang amat banyak, sedangkan mobilnya sudah hancur.

“Aku hanya ingin membuktikan padamu sayang, kau jauh lebih berharga dari apapun di dunia ini, dan selamaya akan selalu jadi yang utama, Fay” Keenan tersenyum, berbisik kepada Fay sebelum orang-orang membawanya ke rumah sakit. Fay speechless, dia benar-benar tak percaya apa yang dia dengarkan. Apakah ini hanya akting? Lalu mobil satu-satunya kesayangannya yang sekarang sudah tak berbentuk itu apa akting? Keyakinan Fay mulai tergoyah.

***

Mereka berempat kumpul di cafe favorit mereka seperti biasa,
“Teman, masak iya sih kelakuan Keenan sekurang ajar itu? Kok selama ini dia baik-baik aja ya sama gue” kata Fay

“Jangan termakan bujuk rayunya dasar bodoh, setelah itu dia akan minta loe tidur dengannya and loe tak kuasa menolak karena tipu daya aktingnya selama ini, dan loe akan menderita seperti gue, bodoh. Apa kau sudah pernah kiss dengannya?” Lindsay menimpali.

“Dia tidak berani nyentuh gue sedikitpun..”

“Hah yang benar saja? Cowok mesum seperti dia bersikap seperti itu? Ah mungkin beberapa hari lagi dia sudah tak tahan” Maura bersuara.

“Tenang saja kalian tak ingat siapa gue? Gue ini gini-gini juara 1 lomba karate se-provinsi. Ingat gak? Jadi kalau dia mau macem-macem sama gue ya gue sikat” kata Fay sambil mempraktekan gerakan karate.

“Hahaha sudahlah Fay, yang penting uang 30 juta sebentar lagi jadi milik loe” Cakra bersuara.
“Gue gak nyangka loe dulu yang gak pernah ngomongin cowok tau-tau pacar pertamanya eh ternyata si ganteng Keenan, hebat banget ya loe?hahaha”

***

Kini hanya tersisa satu hari sebelum tepat 3 bulan. Entah mengapa seakan Fay tidak mengharapkan uang 30 juta itu lagi dan seakan lupa akan permainannya bersama keempat sahabatnya. Apa dia benar-benar masuk dan malah terjebak di permainan Keenan? Dia sebenarnya juga tak tahu. Tapi Fay benar-benar selalu dimanjakan oleh Keenan. Semua siswa di sekolah ada yang pro dan kontra tentang pasangan ini. Fay juga merasa ada yang ingin dia ketahui, sesuatu yang dia tidak tahu apa. Hanya ingin tahu kebenaran perasaan Keenan yang sebenarnya. Tapi dia benar-benar harus mengakhiri hubungan ini besok, dia benar-benar tak sanggup membayangkannya. Keyakinan kalau Lindsay telah dihamili oleh Keenan lah yang a=akan terus menguatkan niatnya.

***

Fay mengajak Keenan untuk makan di restoran favorit mereka seperti biasa. Hari ini entah mengapa dia benar-benar merasa sakit, senyum Keenan, wajah Keenan, semua perilaku Keenan kepadanya, akan menghilang setelah hari ini. Dia tiba-tiba merasa tak mau kehilangan,

Gue mencintainya, kurasa, bukan jatuh cinta tapi gue benar-benar mencintainya. Gue kalah, gue kalah dalam permainan gue sendiri, memalukanm dan gue terjebak ke dalam permainan Keenan. Sosoknya benar-benar ngebuat gue mencintainya. Tapi bagaimana dengan Lindsay? Dia sudah dicampakkan begitu saja oleh Keenan, tapi kenapa gue bahkan tidak pernah disentuh olehnya sampai saat ini? Ada yang aneh kurasa... tapi bagaimana dengan persahabatan kami? Ah ini benar-benar ngebuat gue frustasi’ hati Fay menjerit.

Teman-teman Fay sudah menunggu dengan bahagia di sebuah cafe mereka dan benar-benar ingin merayakan hari kemenangannya.

Keenan datang dan segera duduk di depan Fay.

“Ingin pesan apa honey?”

“Minuman saja aku lagi gak mood makan nih” jawab Fay asal-asalan.

“Yaudah deh... kita mau ngomongin apa nih? Katanya serius..” Kata Keenan sambil tersenyum, senyuman yang benar-benar akan hilang dari hidup Fay beberapa menit lagi.

“Aku mau kita.....” Fay tak sanggup melakukannya.

“Aku tau kamu mau bicara apa Fay” Keenan berubah dingin.

“Aku mendengar percakapan kamu di telepon waktu kita makan di sini 2 bulan yang lalu sewaktu merayakan satu bulan kita” Raut wajah Keenan berubah.

“Hah?” Fay melotot.

“Aku mendengarnya tapi pura-pura tak mendengar, aku bahkan benar-benar berusaha semaksimal mungkin untuk lebih menyayangimu setelah tau semuanya, berharap kamu akan berubah pikiran, tapi ternyata aku salah, aku hanyalah alat yang kau gunakan untuk mendapatkan uang 30 juta.” Keenan berkata lurus menatap mata Fay.

“Kau jangan sekenanya langsung menuduhku seperti itu, jangan pura-pura sok kamu yang paling tersakiti di sini. Inget apa yang kamu lakuin sama temenku, Lindsay? Dasar muna!” Fay tak sanggup lagi, dia meneteskan air matanya.

“Lindsay siapa?”

“Oh My God, Lindsay Louis, anak terpopuler di sekolah, jangan pura-pura sok tak tahu, kau sudah menidurinya dan menghamilinya, kamu tak mau bertanggung jawab sehingga dia harus menggugurkan kandungannya, kau benar-benar cowok yang paling aku benci di dunia ini”

“Tunggu tunggu, kau salah paham Fay, oh jadi Lindsay yang menyuruhmu, kurasa aku tahu alasannya kenapa”

“Kau jangan sekali-kali berani berbohong kepadaku Keenan”

“Aku bersumpah, aku tidak pernah meniduri cewek manapun apalagi menghamilinya. Kalau masalah Lindsay, dia itu dulu ngejar-ngejar aku tapi aku tak suka dengannya, sama sekali tak tertarik” Keenan melanjutkan.
“Aku menyukaimu dari awal, sebelum kau merubah penampilanmu menjadi sekrang, aku sudah menyukaimu dari awal pertama Fay, aku tidak pernah merasakan perasaan terdahsyat ini sebelumnya”

“Sudah sudah aku tidak mau mendengarnya!” Fay frustasi sambil menutup kupingnya.

“Antar aku menemui mereka Fay, dan kau akan tahu mana yang benar dan mana yang salah” Keenan menggandeng tangan Fay, lalu segera menghentikan taxi dan menuju ke cafe.

***

“Hay Fay.. ini uang 30 jutamu, selamat!” Lindsay berseru senang, tapi dia segera menutup mulutnya begitu tahu siapa yang ada di belakang, “Keenan...”
Cakra dan Maura tak kalah terkejutnya.

“Jelasin semuanya sama gue Lindsay, apa yang terjadi sebenarnya” kata Fay dengan wajah yang serius.

“Apaan sih maksud loe gak ngerti” Lindsay gugup

“Loe gak pernah hamil kan sebelumnya, itu cuma cerita karangan loe doang kan”

“Loe ngomongin apa sih Fay” Cakra ikut bergabung ke pembicaraan.

“Jawab Lin!” Fay berteriak, menakutkan.

“Maafin gue..”
“Gue adalah cewek terpopuler di sekolah dari SMP sampai sekarang dan kecantikan gue gak ada yang ngalahin, tapi kenapa gue gak bisa ngedapetin orang yang gue suka, Keenan, akhirnya gue ngarang cerita itu, itu karena gue benar-benar sakit hati. Waktu dia ngantar gue pulang, yang diomongin tuh selalu.. loe temennya Fay ya? Fay itu gimana sih anaknya? Fay Fay dan Fay, sedangkan penampilan loe tuh gak banget Fay! Dibanding gue ya jauh. Gue dendam lalu berpikir, asik kali ya nyakitin Keenan dengan seseorang yang begitu dia sukai”

Fay tak habis pikir, bagaimana mungkin Lindsay, sahabatnya dari SMP bisa berpikiran seperti itu,

“Bukannya yang memberi ide itu Cakra?” Fay masih berusaha tegar meskipun genangan air diamatanya sebentar lagi jatuh.

“Oh jadi loe udah tau semua rencana ini Cak?”
Cakra terdiam.

“Lalu kamu Maura? Juga udah tau rencana ini?”
Maura pun terdiam.

“Gue gak nyangka Ra, seorang Maura juga berpikir seperti itu, alasan loe apa?”

“Karena gue sangat menyukai Keenan”

“Maafin kita Fay..” Carla angkat bicara.

“Oh jadi kejadian yang kemarin itu cuma akting kalian bertiga, bagus banget sih, kalian pantes tuh dapet piala oscar”

“Hahaha oke disini gue bener-bener kelihatan bodoh banget, dipermainin oleh para sahabat gue, yang gue percaya, sahabat gue dari SMP, semuanya hancur cuma masalah kecil ini doang, gue bener-bener ngerasa dibohongin, gak habis pikir, maaf mulai sekarang jangan anggap aku lagi sebagai sahabat kalian”

“Keenan...” Fay mendekat pada Keenan

“Bulan depan kita tunangan, aku ingin kelak menjadikan kamu pendampingku yang selalu menemani hidupku untuk selamanya” kata Fay lalu mengecup bibir Keenan lembut.

Keenan terkejut, tapi dia luar biasa senang. Sedangkan ketiga sahabatnya benar-benar kepanasan.

“Kalian gak akan pernah gue lupain, sekarang kalian masih SMA dan pemikiran kalian benar-benar anak kecil, aku percaya kelak ketika kita semua sudah dewasa, gue harap sifat jelek itu akan hialng, sebenarnya gue sayang banget sama kalian” kata Fay sambil meneteskan air mata, lalu menngandeng tangan Keenan dan berjalan mantap keluar.

SELESAI

0 komentar:

top

Posting Komentar

Mohon apresiasinya :)

Game

Starry Sun

Kamu Pembaca Ke

What Time Is It ?

Labels

Followers