LIE
“Love just come to me as a lie. Then
the lie becomes love”
-Syarifa W
Mereka
berempat terdiam membisu, memandangi jalanan kota Jakarta yang kian mencekam,
jam menunjukkan tepat pukul tengah malam. Sebenarnya sesuatu yang didalam sini
jauh lebih mencekam, ya disini, di hati mereka.
“Lalu apa yang loe lakuin pada bayi
itu, hah?!” kata Cakra dengan suara yang tinggi.
“I’m sorry firend, tapi gue udah
nggugurinnya” jawab Lindsay sambil menunduk.
“Gimana loe bisa ngandung anak dari Keenan? Loe
tahu kan kalau gue sangat menyukai Keenan, Lin! Ngapain loe tega ngancurin
persahabatan kita?” Maura emosi.
“Sudahlah yang penting kan sudah digugurkan
jadi orang-orang tak akan tahu kalau dia hamil” kata Fay pada akhirnya, yang
dari tadi hanya sebagai pendengar.
“Fay!!” seru mereka kompak sambil
menoleh ke arah Fay.
“Ok ok fine terserah kalian sajalah”
kata Fay cuek.
“Sudah kubilang jangan pernah percaya
pada laki-laki” Cakra bersuara, kembali ke topik awal.
Mereka
berempat sudah mulai bersahabat sejak kelas 7 SMP. Lindsay Louis adalah anak
terpopuler di sekolah, dia adalah putri dari seorang pengusaha kaya Max Louis
dari Jerman dan ibunya Arum Prasbawati dari Solo. Tentu bisa dibayangkan
wajahnya yang perpaduan wajah barat Jerman dicampur dengan wajah manis dan
perilaku serba anggun khas orang Solo. Dia selalu bisa menaklukan hati pria
manapun, maka dari itu dia sampai sekarang tidak pernah merasakan apa makna
cinta yang sesungguhnya.
Cakra
Kharisa, kehidupannya benar-benar mengharukan. Ayah, ibu dan adiknya sudah
meninggal beberapa tahun yang lalu karena kecelakaan mobil, dan sekarang dia
tinggal bersama neneknya. Cakra adalah cewek tomboy dengan rambut, perilaku dan
cara berpakaian yang menyerupai cowok. Sekarang namanya berubah menjadi Cakra
Kharisma. Dulu dia tidak seperti itu, dia berambut hitam panjang dan selalu
bersikap anggun. Tapi semenjak dia memergoki pacar pertamanya yang menemaninya
selama 2tahun, sedang tidur di hotel dengan wanita lain, dia benar-benar
membenci seorang cowok dan bersumpah tidak akan menikah seumur hidupnya. Tapi
jangan takut, dia tidak akan menyukai sesama jenis. Sehingga persahabatan ini
tak mungkin ternodai.
Maura Lestari adalah anak broken home dan dia
benar-benar anak yang lemah. Nyaris hampir setiap upacara Senin di sekolah dia
pingsan. Mempunyai beberapa penyakit kompleks yang sampai sekarang masih tidak
mau menceritakannya. Selalu tersenyum untuk menutupi apa yang di dalam hatinya.
Sedangkan
Fai. Hanya nama Fai, Fai tidak punya nama panjang. Selalu berekspresi datar dan
tidak peduli dengan cowok ataupun dandan apalagi shopping. Selalu tampil apa
adanya. Me just how beautifull me.
Semenjak
kedatangan Keenan ke sekolah mereka, Keenan benar-benar telah membuat heboh warga
seantero sekolah. Hidungnya yang mancung, matanya yang biru, kulitnya yang
putih bersih tanpa noda, badannya yang tinggi jangkung dan rambut hitamnya yang
lebat benar-benar menarik perhatian. Lindsay, yang dari SMP sampai SMA selalu
menjabat wanita terpopuler, benar-benar ingin mendapatkannya.
“Gue bener-bener sakit hati sama
Keenan, Ngapain sih dia nggak mau tanggung jawab sama gue, apa dia nggak mau di
drop out dari sekolah? Dasar bodoh! Meskipun dia gak lulus SMA dia akan bahagia
hidup sama gue, harta bokap gak akan habis sampai tujuh turunan” Lindsay
berbicara seakan tanpa- dosa.
“TUTUP MULUTMU LIN! DASAR MURAHAN!”
kata Maura sambil mengangkat tangannya yang mau menampar Lindsay.
“Hentikan teman! Jangan sampai
persahabatan kita rusak cuma gara-gara cowok sialan itu” kata Cakra sambil
menahan tangan Maura yang untungnya berhasil.
“Loe gak pernah bertindak sebodoh ini
sebelumnya Lindsay, kenapa loe terlalu bodoh sekarang?” Kata Cakra sambil memegang
Maura kuat, berusaha menahannya agar tidak terjadi kejadian yang lebih parah.
“Itu karena gue begitu
mencintaiiiinyaaaa” kata Lindsay dengan suara menggoda.
Maura sangat emosi dan akhirnya bisa
melepaskan pegangan Cakra,
“Gue bener-bener marah, sangat marah”
kata Maura sebelum dia meninggalkan mereka. Baru kali ini mereka melihat Maura
marah.
“Gue juga akan pergi” kata Lindsay
pada akhirnya.
“Gue gak percaya sama semua ini”
Cakra angkat bicara.
“Mengapa persahabatan kita selama 5
tahun bisa pecah karena cowok itu”
“Mereka mungkin hanya emosi sesaat,
nanti juga bakal baikan sendiri”
“Fay..” kata Cakra sambil memandang
Fay.
“Apa Cak?”
“Apa gue boleh minta bantuan loe Fay?
Bisa gak loe naklukin cowok itu , lalu setelah loe berhasil, loe campakkan dia
secara hina, pacaran selama 3 bulan, lalu campakin. Understand?”
“Kenapa harus gue gitu?”
“Karena loe sebenarnya cantik Fay,
tinggal poles dikit, apa loe tega nyuruh gue yang ngejalanin misi ini?
Impossible kan Fay, gak lucu juga” kata Cakra sambil berpose sok imut kayak
cewek, yang menurut Fay itu benar-benar membuat perutnya ingin mual.
“Haha, sorry Cak, tapi gue dari dulu
bener-bener males berurusan sama cowok Cak, loe tau sendiri kan”
“Tapi Fay please gue mohon... Ntar
biar mereka balik lagi, gue bakal ngomong ke mereka, pasti bakal seneng banget.”
“Apa imbalannya?”
Cakra tertegun tapi akhirnya
tersenyum, “Apapun yang loe minta Fay”
“Gue mau uang Cak, gak akan muna lagi
deh, gue lagi butuh”
“Ok Fay loe minta berapa?”
“10 juta aja deh”
“Ok deal”
“Deal”
***
Fay
sangat bersemangat untuk menggoda si Keenan. Dia sudah mempersiapkan semuanya,
sekitar sebulanan untuk pergi ke salon dan melakukan perombakan ini itu.
‘Kurasa gue bener-bener cantik ya,
gak salah omongan si Cakra tuh’ Fay tersenyum dihadapan wastafel cermin toilet
sekolah.
Rambut Fay yang telah Fay sambung
menjadi panjang, wajah Fay yang di beri bedak supermahal sehingga kelihatan
putih, alisnya yang dirapikan, bulu mata yang ditambah agar semakin lentik,
softlens coklat yang menghiasi matanya dan rombakan seragam sekolah yang
benar-benar wow
Berbekal
dengan lihat film drama-drama Korea, dia mulai menggunakan trik-trik yang ada
di film tersebut. Dia menghampiri Keenan sepulang sekolah, mengempesi ban
motornya, dan yap! Tepat seperti yang dia inginkan, Keenan menghampirinya.
“Fay, ban motor lo bocor ya?”
Fay tertegun
‘Kapan gue sempet kenalan? Kayaknya belum deh, lalu darimana Keenan tahu
nama gue? Gue kan sama sekali gak terkenal di sekolah. Ah dasar cowok kurang
ajar! Trik nya untuk ngebuat cewek jadi gr pinter banget sih’ umpat Fay dalam hati
“Iya, tolong anterin gue pulang dong”
“Ok Fay!” katanya sambil tersenyum
‘Senyum itu bener-bener bikin meleleh, tulus banget kayaknya, dasar!
Benar-benar akting yang sempurna’
***
Semenjak
kejadian itu Fay dan Keenan menjadi benar-benar dekat, di luar dugaan, Keenan
langsung nembak Fay. Apa yang Fay lakukan? Ya langsung menerima lah, lebih
cepat lebih baik.
Apapun
yang dilakukan oleh Keenan, Fay tak peduli. Di sms dia selalu cuek, itupun
kalau Keenan lagi beruntung, biasanya malah sms pun tak pernah di balas. Di
telepon? selalu Fay reject. Fay selalu punya beribu alasan untuk menghindari
Keenan, karena dia sebenarnya juga jijik sama cowok. Tapi anehnya, Keenan tak
pernah sedikitpun mengeluh tentang hal ini. Bahkan Keenan selalu ke kelas Fay
hanya untuk meyakinkan kalau Fay baik-baik saja.
‘Aku tak akan termakan akting busukmu Keenan, lihat saja kau akan masuk
ke dalam permainanku’
Cakra telah memberi kabar bahagia ini
kepada kedua temannya, Lindsay dan Maura, dan mereka berangsur membaik karena
tujuan mereka sekarang sebenarnya sama, ingin menghancurkan Keenan. Sekarang
persahabatan mereka mulai menyatu lagi dan mereka selalu memberi semangat
kepada Fay. Dan bayaran Fay akan bertambah menjadi 30 juta.
Malam minggu telah tiba dan tak
kerasa tepat 1 bulan mereka jadian, Keenan mengajak Fay untuk makan malam di
restoran seafood favoritnya di daerah Menteng. Ketika Fay sedang menikmati
makanannya Keenan permisi untuk ke toilet. HP Fay berbunyi dan dia segera
mengangkatnya
“Cakra... Ya gue baik-baik saja
disini... hah apa loe udah gila? Gue ingin segera mengakhiri permainan ini, ini
benar-benar ngebuat gue muntah... hahaha tak apalah yang penting 30 juta
menjadi milik gue... okok 2 bulan lagi kan?.... hahaha jangan pura-pura tidak
tahu, 3 bulan untuk 30 juta bersama Keenan setelah itu kita campakkan dia.. Apa?
Gue jatuh cinta beneran sama Keenan? Hahaha jangan bercanda! Itu tidak akan
terjadi....hahaha”
Fay segera menutup HP nya dan dia
melihat kebelakang, Keenan sudah berdiri di belakangnya, tersenyum tulus
seperti biasanya. Akting yang bagus, pikir Fay.
“Sejak kapan kau berada di situ?” Fay
bertanya.
“Baru saja honey” katanya.
“Tuan...” tiba-tiba pelayan datang
menghampiri Keenan.
“Apa mobil honda jazz merah berplat S
1612 D milik anda?”
“Iya benar, ada apa mbak?”
“Maaf Tuan tadi ada pengendara yang
sedang mabuk dan dia tidak sengaja menabrak mobil tuan dan membuat kerusakan”
kata pelayan itu.
Keenan yang seketika itu juga
langsung keluar dan melihat mobilnya, Fay mau tak mau harus mengikuti.
Ternyata terdapat goresan-goresan
yang menghiasi bagian kanan mobilnya dan itu lumayan banyak.
“Oh no..” Keenan langsung menghampiri
mobilnya dan memeriksa segalanya.
“Keenan sudahlah biar diurus nanti saja,
ayo kita kembali makan, aku udah laper nih” Fay menggerutu.
“Tidak bisa honey, aku harus ngelihat
semuanya dulu dan memastikan semuanya baik-baik saja”
“Dasar cowok dimana-mana tuh sama
aja, selalu mentingin kendaraan mereka daripada pacar mereka, sudahlah aku mau
kembali makan dulu”
Fay untuk pertama kalinya benar-benar
merasa marah dengannya. Ada apa dengannya? Seharusnya dia bersikap cuek seperti
biasa. Apa karena Keenan yang selama ini selalu menjadikan Fay yang utama?
Fay kembali untuk menikmati makanannya
sendirian.
“BRAKKKK”
Terdengar suara keras di luar, para
pelanggan segera keluar untuk melihat apa yang sedang terjadi. Disana, Keenan
mengalami kecelakaan, mobilnya menabrak pohon besar. Fay benar-benar panik dan
dia segera berlari sekuat tenaga.
“Keenan Keenan apa yang loe lakuin
sih? Apa loe baik-baik aja? Keenan..” katanya panik.
Keenan berhasil dikeluarkan dari
mobilnya, Dahinya mengeluarkan darah yang amat banyak, sedangkan mobilnya sudah
hancur.
“Aku hanya ingin membuktikan padamu
sayang, kau jauh lebih berharga dari apapun di dunia ini, dan selamaya akan
selalu jadi yang utama, Fay” Keenan tersenyum, berbisik kepada Fay sebelum
orang-orang membawanya ke rumah sakit. Fay speechless, dia benar-benar tak percaya
apa yang dia dengarkan. Apakah ini hanya akting? Lalu mobil satu-satunya
kesayangannya yang sekarang sudah tak berbentuk itu apa akting? Keyakinan Fay
mulai tergoyah.
***
Mereka berempat kumpul di cafe
favorit mereka seperti biasa,
“Teman, masak iya sih kelakuan Keenan
sekurang ajar itu? Kok selama ini dia baik-baik aja ya sama gue” kata Fay
“Jangan termakan bujuk rayunya dasar
bodoh, setelah itu dia akan minta loe tidur dengannya and loe tak kuasa menolak
karena tipu daya aktingnya selama ini, dan loe akan menderita seperti gue,
bodoh. Apa kau sudah pernah kiss dengannya?” Lindsay menimpali.
“Dia tidak berani nyentuh gue
sedikitpun..”
“Hah yang benar saja? Cowok mesum
seperti dia bersikap seperti itu? Ah mungkin beberapa hari lagi dia sudah tak
tahan” Maura bersuara.
“Tenang saja kalian tak ingat siapa
gue? Gue ini gini-gini juara 1 lomba karate se-provinsi. Ingat gak? Jadi kalau
dia mau macem-macem sama gue ya gue sikat” kata Fay sambil mempraktekan gerakan
karate.
“Hahaha sudahlah Fay, yang penting
uang 30 juta sebentar lagi jadi milik loe” Cakra bersuara.
“Gue gak nyangka loe dulu yang gak
pernah ngomongin cowok tau-tau pacar pertamanya eh ternyata si ganteng Keenan,
hebat banget ya loe?hahaha”
***
Kini hanya tersisa satu hari sebelum tepat
3 bulan. Entah mengapa seakan Fay tidak mengharapkan uang 30 juta itu lagi dan
seakan lupa akan permainannya bersama keempat sahabatnya. Apa dia benar-benar
masuk dan malah terjebak di permainan Keenan? Dia sebenarnya juga tak tahu.
Tapi Fay benar-benar selalu dimanjakan oleh Keenan. Semua siswa di sekolah ada
yang pro dan kontra tentang pasangan ini. Fay juga merasa ada yang ingin dia
ketahui, sesuatu yang dia tidak tahu apa. Hanya ingin tahu kebenaran perasaan
Keenan yang sebenarnya. Tapi dia benar-benar harus mengakhiri hubungan ini
besok, dia benar-benar tak sanggup membayangkannya. Keyakinan kalau Lindsay
telah dihamili oleh Keenan lah yang a=akan terus menguatkan niatnya.
***
Fay mengajak Keenan untuk makan di
restoran favorit mereka seperti biasa. Hari ini entah mengapa dia benar-benar
merasa sakit, senyum Keenan, wajah Keenan, semua perilaku Keenan kepadanya,
akan menghilang setelah hari ini. Dia tiba-tiba merasa tak mau kehilangan,
‘Gue
mencintainya, kurasa, bukan jatuh cinta tapi gue benar-benar mencintainya. Gue
kalah, gue kalah dalam permainan gue sendiri, memalukanm dan gue terjebak ke
dalam permainan Keenan. Sosoknya benar-benar ngebuat gue mencintainya. Tapi
bagaimana dengan Lindsay? Dia sudah dicampakkan begitu saja oleh Keenan, tapi
kenapa gue bahkan tidak pernah disentuh olehnya sampai saat ini? Ada yang aneh
kurasa... tapi bagaimana dengan persahabatan kami? Ah ini benar-benar ngebuat
gue frustasi’ hati Fay menjerit.
Teman-teman Fay sudah menunggu dengan
bahagia di sebuah cafe mereka dan benar-benar ingin merayakan hari
kemenangannya.
Keenan datang dan segera duduk di
depan Fay.
“Ingin pesan apa honey?”
“Minuman saja aku lagi gak mood makan
nih” jawab Fay asal-asalan.
“Yaudah deh... kita mau ngomongin apa
nih? Katanya serius..” Kata Keenan sambil tersenyum, senyuman yang benar-benar
akan hilang dari hidup Fay beberapa menit lagi.
“Aku mau kita.....” Fay tak sanggup
melakukannya.
“Aku tau kamu mau bicara apa Fay”
Keenan berubah dingin.
“Aku mendengar percakapan kamu di telepon
waktu kita makan di sini 2 bulan yang lalu sewaktu merayakan satu bulan kita”
Raut wajah Keenan berubah.
“Hah?” Fay melotot.
“Aku mendengarnya tapi pura-pura tak
mendengar, aku bahkan benar-benar berusaha semaksimal mungkin untuk lebih
menyayangimu setelah tau semuanya, berharap kamu akan berubah pikiran, tapi
ternyata aku salah, aku hanyalah alat yang kau gunakan untuk mendapatkan uang
30 juta.” Keenan berkata lurus menatap mata Fay.
“Kau jangan sekenanya langsung
menuduhku seperti itu, jangan pura-pura sok kamu yang paling tersakiti di sini.
Inget apa yang kamu lakuin sama temenku, Lindsay? Dasar muna!” Fay tak sanggup
lagi, dia meneteskan air matanya.
“Lindsay siapa?”
“Oh My God, Lindsay Louis, anak
terpopuler di sekolah, jangan pura-pura sok tak tahu, kau sudah menidurinya dan
menghamilinya, kamu tak mau bertanggung jawab sehingga dia harus menggugurkan
kandungannya, kau benar-benar cowok yang paling aku benci di dunia ini”
“Tunggu tunggu, kau salah paham Fay,
oh jadi Lindsay yang menyuruhmu, kurasa aku tahu alasannya kenapa”
“Kau jangan sekali-kali berani
berbohong kepadaku Keenan”
“Aku bersumpah, aku tidak pernah
meniduri cewek manapun apalagi menghamilinya. Kalau masalah Lindsay, dia itu
dulu ngejar-ngejar aku tapi aku tak suka dengannya, sama sekali tak tertarik”
Keenan melanjutkan.
“Aku menyukaimu dari awal, sebelum
kau merubah penampilanmu menjadi sekrang, aku sudah menyukaimu dari awal
pertama Fay, aku tidak pernah merasakan perasaan terdahsyat ini sebelumnya”
“Sudah sudah aku tidak mau
mendengarnya!” Fay frustasi sambil menutup kupingnya.
“Antar aku menemui mereka Fay, dan
kau akan tahu mana yang benar dan mana yang salah” Keenan menggandeng tangan
Fay, lalu segera menghentikan taxi dan menuju ke cafe.
***
“Hay Fay.. ini uang 30 jutamu,
selamat!” Lindsay berseru senang, tapi dia segera menutup mulutnya begitu tahu
siapa yang ada di belakang, “Keenan...”
Cakra dan Maura tak kalah terkejutnya.
“Jelasin semuanya sama gue Lindsay,
apa yang terjadi sebenarnya” kata Fay dengan wajah yang serius.
“Apaan sih maksud loe gak ngerti”
Lindsay gugup
“Loe gak pernah hamil kan sebelumnya,
itu cuma cerita karangan loe doang kan”
“Loe ngomongin apa sih Fay” Cakra
ikut bergabung ke pembicaraan.
“Jawab Lin!” Fay berteriak,
menakutkan.
“Maafin gue..”
“Gue adalah cewek terpopuler di
sekolah dari SMP sampai sekarang dan kecantikan gue gak ada yang ngalahin, tapi
kenapa gue gak bisa ngedapetin orang yang gue suka, Keenan, akhirnya gue
ngarang cerita itu, itu karena gue benar-benar sakit hati. Waktu dia ngantar
gue pulang, yang diomongin tuh selalu.. loe temennya Fay ya? Fay itu gimana sih
anaknya? Fay Fay dan Fay, sedangkan penampilan loe tuh gak banget Fay!
Dibanding gue ya jauh. Gue dendam lalu berpikir, asik kali ya nyakitin Keenan
dengan seseorang yang begitu dia sukai”
Fay tak habis pikir, bagaimana
mungkin Lindsay, sahabatnya dari SMP bisa berpikiran seperti itu,
“Bukannya yang memberi ide itu
Cakra?” Fay masih berusaha tegar meskipun genangan air diamatanya sebentar lagi
jatuh.
“Oh jadi loe udah tau semua rencana
ini Cak?”
Cakra terdiam.
“Lalu kamu Maura? Juga udah tau
rencana ini?”
Maura pun terdiam.
“Gue gak nyangka Ra, seorang Maura
juga berpikir seperti itu, alasan loe apa?”
“Karena gue sangat menyukai Keenan”
“Maafin kita Fay..” Carla angkat
bicara.
“Oh jadi kejadian yang kemarin itu cuma
akting kalian bertiga, bagus banget sih, kalian pantes tuh dapet piala oscar”
“Hahaha oke disini gue bener-bener
kelihatan bodoh banget, dipermainin oleh para sahabat gue, yang gue percaya,
sahabat gue dari SMP, semuanya hancur cuma masalah kecil ini doang, gue
bener-bener ngerasa dibohongin, gak habis pikir, maaf mulai sekarang jangan
anggap aku lagi sebagai sahabat kalian”
“Keenan...” Fay mendekat pada Keenan
“Bulan depan kita tunangan, aku ingin
kelak menjadikan kamu pendampingku yang selalu menemani hidupku untuk
selamanya” kata Fay lalu mengecup bibir Keenan lembut.
Keenan terkejut, tapi dia luar biasa
senang. Sedangkan ketiga sahabatnya benar-benar kepanasan.
“Kalian gak akan pernah gue lupain,
sekarang kalian masih SMA dan pemikiran kalian benar-benar anak kecil, aku
percaya kelak ketika kita semua sudah dewasa, gue harap sifat jelek itu akan
hialng, sebenarnya gue sayang banget sama kalian” kata Fay sambil meneteskan
air mata, lalu menngandeng tangan Keenan dan berjalan mantap keluar.
SELESAI
